Ini Dia Daftar Pembunuhan Masal Yang dilakukan Tanpa Sadar

By On Friday, June 2nd, 2017 Categories : Info Lainnya

Ini Dia Daftar Pembunuhan Masal Yang dilakukan Tanpa Sadar – Menghilangkan nyawa seseorang adalah hal yang dilarang keras di seluruh dunia apalagi jika nyawa yang dihilangkan dalam jumlah yang besar atau massal.

Terkadang seseorang ingin melakukan hal yang dianggap baik tetapi malah berujung pada kematian untuk banyak orang. Berikut adalah Daftar Pembunuhan Massal Yang Dilakukan Tanpa Sengaja.

1. Mary Mallon (1869 – 1938)

Mary Mallon adalah sosok penting dalam dunia kedokteran Amerika Serikat. Wanita kelahiran tahun 1869 ini merupakan healthy carrier (pembawa sehat) kuman tifus pertama dalam sejarah kedokteran Amerika.

Pembawa sehat berarti membawa kuman dalam tubuhnya tapi tidak menderita sakit  tifus. Mallon pindah ke New York ditahun 1884, dan bekerja sebagai juru masak pada tahun 1900-1907. Selama 7 tahun bekerja sebagai juru masak total 53 orang menderita tifus dan 3 diantaranya meninggal dunia.

Pada tahun 1900 Mallon bekerja di Mamaroneck New York belum genap 2 minggu ia bekerja penghuni rumah tempat ia bekerja terserang tifus.

Tahun 1901 Mallon pindah ke Manhattan dan bekerja untuk sebuah keluarga tak lama setelah bekerja anggota keluarga tersebut menderita demam dan diare. Dia terus berpindah – pindah kerja dan menularkan pada lima keluarga lainnya.

Healthy Carrier adalah keadaan dimana seseorang yang pernah menderita tifoid  tetapi kuman tifoid tidak mati dan terus hidup didalam tubuh si pembawa tanpa menyebabkan si pembawa sakit. Dan terus menerus ditularkan melalui kotoran dan urine.

Kasus tifoid Mary menjadi terkenal karena Mallon menolak dikatakan spenular tifus. Apalagi pada saat itu konsep Healthy Carrier belum dikenal secara luas. Dia pun menolak berhenti sebagai juru masak.

Akhirnya petugas kesehatan memaksanya untuk dikarantina dan Mary Mallon pun meninggal dunia dalam karantina. Di duga Mary Mallon terinfeksi bakteri tifoid sejak dalam kandungan hal ini dikarenakan ibu Mallon menderita tifus pada saat mengandung Mallon.

2. Gaetan Dugas (1953 – 1984)

Nama Gaetan Dugas sempat terkenal dan banyak diperbincangkan bukan karena prestasi yang dibuatnya tetapi karena Patient Zero sebuah teori tentang asal usul penyakit HIV dan AIDS. Gaetan Dugas adalah seorang keturunan Prancis Kanada, yang bekerja sebagai paramugara di Air Canada.

Dugas dikenal sebagai Patient Zero atau penderita pertama penyakit HIV / AIDS sebelum fakta sebenarnya tentang asal usul AIDS ditemukan. Tetapi sekarang Dugas dikenal karena prilaku seksnya dan disinyalir aktif menyebarkan HIV.

Sebuah hasil penelitian yang diterbitkan oleh American Jurnal pada tahun 1984 melacak beberapa infeksi awal HIV di New York dan berujung pada seorang pramugara homoseksual yang tidak disebutkan namanya. Para Epidemiolog berpendapat bahwa Dugas membawa virus tersebut dari Afrika dan menyebarkannya ke komunitas gay di dunia barat.

Dalam sebuah buku karya Randy Shilts yang berjudul And The Band Played On yang mendokumentasikan wabah AIDS di Amerika Serikat,  Dugas disebut sebagai seorang yang memiliki prilaku sosiopatik dan diklaim memiliki patner seks sebanyak 2.500 orang di Amerika Utara. Dugas akhirnya meninggal pada 30 maret 1984 di Quebec City  akibat gagal ginjal yang disebabkan infeksi lajutan AIDS.

3. Sigmund Freud (1856 – 1939)

Sigmund Freud adalah seorang barkebangsaaan Austria dan dikenal sebagai bapak Psikoanalisis modern. Psikoanalisis sendiri adalah cabang ilmu yang dikembangkan oleh Sigmund Freud dan para pengikutnya, sebagai studi fungsi dan prilaku psikologi manusia.

Sebelumnya Sigmund Freud adalah seorang dokter yang tertarik dalam minat dan daya kerja otak. Saat masih bekerja di Klinik Psikiatri Theodor Meynert, Freud tertarik pada kokain. Memang pada tahun 1863, Ahli kimia Angelo Mariani telah menciptakan produk dari kokain yang disebut kokain anggur.

Tetapi Freud – lah yang yang mengangkat reputasi kokain menjadi obat ajaib. Dia kemudian menjadi seorang ahli terkemuka dalam dunia farmasi dimasaitu, dan meresepkan kokain sebagai obat untuk segala macam jenis penyakit. Kokain menjadi semakin populer pqda tahun 1884, kala itu Freud menerbitkan sebuah karya yang sukses Uber Coca.

Jika ada yang meragukan kemampuan magisnya, para pendukungnya bisa menunjukan laporan medis dari Dr Sigmund Freud, tetapi sayangnya, salah satu pasienya yakni Ernst von Fleisch-Marxow meninggal dunia karena efek penyalahgunaa kokain.

Kita tentu tidak bisa sepenuhnya menyalahkan Freud atas setiap kematian akibat penyalahgunaan kokain dari tahun 1884 hingga sekarang, namun Freud meyakini untuk satu waktu bahwa kokain adalah jawaban untuk semua masalah di dunia.

Baca Juga : Daftar manusia Kembar Identik namun Tidak kembar

 

Ini Dia Daftar Pembunuhan Masal Yang dilakukan Tanpa Sadar | 1001manfaat | 4.5
Judi Sbobet LiveCasino 338a Agen Bola Piala Dunia Online KiosCasino